WARGA DESA MANDONG GELAR TRADISI BERSIH DESA

WARGA DESA MANDONG GELAR TRADISI BERSIH DESA

WARGA DESA MANDONG GELAR TRADISI BERSIH DESA 1280 720 Admin Mandong

MANDONG – suasana meriah begitu nampak di desa Mandong Sabtu sore (31/8), pasalnya hari tersebut ada kegiatan bersih desa. Bersih desa telah menjadi sebuah tradisi wajib di setiap daerah. Desa Mandong, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, masih melestarikan tradisi bersih desa sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan.

Pagelaran Wayang Kulit

Tradisi bersih desa di Mandong rutin diadakan satu tahun sekali. Panitia dan Pemerintah Desa (Pemdes) Mandong tahun ini mengemas acara bersih desa dengan berbagai acara dan pertunjukan kesenian tradisional. Acara bersih desa tahun ini diselenggarakan pada Malam 1 Muharom/ 1 Syuro.

Rangkaian kegiatan bersih desa sudah dimulai sejak hari Rabu (28/8), gotong royong membersihkan Sendang Mandong yang terletak di RT 12 RW 06, Mandong, Trucuk, Klaten.

Tahlil dan Doa Bersama

Kemudian hari Kamis malam (29/8), ada kegiatan Tahlil dan Doa Bersama dilanjutkan Pengajian/siraman rohani. Hari jum’at malam (30/8), pertunjukan seni karawitan yang dilakukan oleh kelompok seni karawitan warga Desa Mandong yang dipimpin oleh Bp Mujiono.

Penampilan Kesenian Karawatian

Puncak acara bersih desa diselenggrakan hari Sabtu (31/8) dengan pagelaran Wayang Kulit sehari semalam. Dalang Ki Hari Suharyanto, S.Sn dengan Lakon Baratayuda Joyo Binangun. Antusias warga sangat luar biasa, banyak warga berbondong-bondong ke Sendang untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit. Ini mencerminkan bahwa warga sangat senang dengan pagelaran wayang kulit ini.

Penyerahan Tokoh Wayang Werkudara oleh Kepala Desa kepada Dalang Ki Hari Suharyanto

Pertunjukan kesenian diadakan supaya warga tidak melupakan kesenian asli Jawa. Supaya warga bisa “Nguri-uri budaya Jawa”, supaya warga tidak lupa pada kesenian asli Jawa yang sarat petuah makna untuk kehidupan manusia.

Suasana Penonton ikut bergabung juga Camat Trucuk, Kapolsek Trucuk, Babinsa, Bhabinkamtibmas turut meyaksikan pagelaran wayang kulit

Pemdes Mandong berharap kegiatan bersih desa bisa terus dilestarikan. Melalui tradisi ini, toleransi, gotong royong dan kerukunan warga desa bisa terus dipupuk.

Bagikan