Berita

Banner Infografis Bentuk Transparansi Pemerintah Desa Mandong

Banner Infografis Bentuk Transparansi Pemerintah Desa Mandong 768 1063 Admin Mandong

Transparasni dan akuntabilitas anggaran desa merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan Desa Mandong yang lebih baik. Sebagai salah satu bentuk Transparansi Publik pengelolaan Dana Desa, Pemerintah Desa Mandong berupaya mensosialisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Mandong tahun 2019 melalui media Papan infografis.

Papan Pengumuman APBDes 2019 Desa Mandong

Pemasangan Infografis APBDes ini dilakukan atas dasar prinsip Transparansi Keuangan Desa. Selain itu Pemerintah Desa Mandong juga tetap melaksanakan sosialisasi APBDesa Tahun 2019 melalui Acara acara  pertemuan-pertemuan warga lainnya. Banner Infografis APBDes 2019 juga akan disebarkan melalui website desa dan berisikan rincian dana yang diterima pemerintah desa beserta program kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 ini.

Rincian penggunaan anggaran sudah di sana semua. Jadi nanti masyarakat harapannya tidak bingung soal program – program Pemerintah Desa yang menggunakan Anggaran Dana Desa.

Sosialisasi APBdes bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat Desa Mandong khususnya untuk turut serta dalam pengawasan pelaksanaan program pembangunan Desa Mandong. Sehingga apa yang menjadi program pembangunan yang menggunakan anggaran desa bisa mencapai hasil yang optimal untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Mandong.

Petani Desa Mandong Panen Raya Jagung Bersama Bupati Klaten

Petani Desa Mandong Panen Raya Jagung Bersama Bupati Klaten 2464 1632 Admin Mandong

Mandong – Bupati Sri Mulyani di dampingi Sekda Klaten Jaka Sawaldi melakukan panen raya jagung di Desa Mandong, Trucuk, Klaten, Rabu (30/10). Tanaman jagung merupakan program upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai (UPSUS PAJALE) di Kabupaten Klaten, guna mendukung swasembada pangan nasional.

Bupati Klaten Memetik Jagung Besama Kepala Desa Mandong

Panen jagung di Desa Mandong ini merupakan program upaya khusus (upsus) padi, jagung, kedelai (pajale) di Kabupaten Klaten. Panen jagung di Desa Mandong kali ini sangat memuaskan.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten Widiyanti dalam kesempatan tersebut mengatakan, acara panen jagung ini juga dihadiri penyuluh pertanian dan petani di Kabupaten Klaten. Menurutnya, Pajale merupakan produk makanan di Indonesia dan program UPSUS PAJALE sudah dimulai sejak tahun 2014.

Foto Kelompok Tani Desa Mandong bersama Bupati Klaten

Sementara itu, Bupati Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, panen jagung UPSUS PAJALE di Desa Mandong sangat bagus sekali. Bupati berharap ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Mandong. Klaten sebagai lumbung pangan Jawa Tengah harus dipertahankan.

Bupati Sri Mulyani mengatakan, untuk mendukung Upsus Pajale petani harus arif. Kalau sawah mengalami kekurangan air maka petani bisa menanam palawija seperti Kacang, jagung, kedelai dan sebagainya serta tidak memaksakan untuk menanam padi. Untuk produksi jagung sendiri pemerintah telah membantu bibit dan alat pertanian.

Semoga keberhasilan petani panen kali ini kedepan petani Desa Mandong bisa meningkatkan hasil produksi hasil tani. Terima kasih dan apresiasi kami berikan kepada seluruh warga desa Mandong dan petani yang telah berhasil panen musim ini. Untuk warga desa Mandong diharapkan tetap guyub dan rukun, dalam membangun desa tercinta menuju desa Mandong yang berkemandirian.

PEMERINTAH DESA MANDONG GELAR REMBUG STUNTING

PEMERINTAH DESA MANDONG GELAR REMBUG STUNTING 1280 853 Admin Mandong

MANDONG – Stunting merupakan persoalan serius yang mengancam generasi penerus bangsa dan masih banyak terjadi di Indonesia. Pencegahan terhadap stunting tertuang dengan jelas dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 Pasal 6 ayat 1 dan 2.

Guna melakukan penanganan dan pencegahan stunting di Desa Mandong, Kecamatan Trucuk, pemerintah desa setempat mengadakan rembuk stunting dalam rangka percepatan, pencegahan dan penanganan stunting terintegrasi. Desa Mandong siap menjalankan program pencegahan stunting ini dan sudah di musyawarahkan yang dihadiri oleh perwakilan dari Kecamatan Trucuk, serta kader-kader posyandu se-Desa Mandong dalam Rembug Desa di Balai Desa Mandong, Rabu (1/10).

Suasana Rembug Stunting Desa Mandong

Dalam hal ini Desa Mandong mendukung program cegah stunting dikarenankan masalah stunting tidak boleh dianggap remeh oleh semua pihak, dikarenakan masalah ini dapat berakibat pada kualitas dari anak-anak penerus bangsa. Akibat yang ditimbulkan dari masalah stunting antara lain meliputi fisik anak seperti berat badan dan tinggi badan yang tidak baik. Selain fisik, perkembangan otak anak juga akan terhambat, serta anak berisiko tinggi mengidap penyakit tidak menular seperti obesitas, stroke, diabetes dan penyakit jantung saat anak berusia dewasa nanti.

Selama ini pemerintah sedang bekerja keras untuk menangani masalah stunting. Hal ini terbukti dengan gaung “Cegah Stunting” yang belakangan sangat sering terdengar di masyarakat. Untuk mewujudkannya, maka pemerintah Desa Mandong telah memulai langkah yang baik melalui penggunaan Dana Desa untuk penceggahan terhadap stunting. Desa Mandong sendiri program ini akan dimulai besok tahun 2020 dengan menggunakan Dana Desa.

Penjelasan Program dan Penyusunan Program Kerja Stunting

Diharapkan pencegahan terhadap stunting di Desa Mandong dapat terlaksana dengan baik. Tentunya tidak mudah melaksanakan pola multisektor ini. Namun, jika dijalankan dengan komitmen bersama dari semua pihak, maka akan ada hasil baik yang nampak. Karena untuk menciptakan suatu perubahan ke arah yang baik, membutuhkan proses yang panjang dan komitmen serta ketulusan dari semua pihak terkait.

Salam Sehat.

WARGA DESA MANDONG GELAR TRADISI BERSIH DESA

WARGA DESA MANDONG GELAR TRADISI BERSIH DESA 1280 720 Admin Mandong

MANDONG – suasana meriah begitu nampak di desa Mandong Sabtu sore (31/8), pasalnya hari tersebut ada kegiatan bersih desa. Bersih desa telah menjadi sebuah tradisi wajib di setiap daerah. Desa Mandong, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, masih melestarikan tradisi bersih desa sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan.

Pagelaran Wayang Kulit

Tradisi bersih desa di Mandong rutin diadakan satu tahun sekali. Panitia dan Pemerintah Desa (Pemdes) Mandong tahun ini mengemas acara bersih desa dengan berbagai acara dan pertunjukan kesenian tradisional. Acara bersih desa tahun ini diselenggarakan pada Malam 1 Muharom/ 1 Syuro.

Rangkaian kegiatan bersih desa sudah dimulai sejak hari Rabu (28/8), gotong royong membersihkan Sendang Mandong yang terletak di RT 12 RW 06, Mandong, Trucuk, Klaten.

Tahlil dan Doa Bersama

Kemudian hari Kamis malam (29/8), ada kegiatan Tahlil dan Doa Bersama dilanjutkan Pengajian/siraman rohani. Hari jum’at malam (30/8), pertunjukan seni karawitan yang dilakukan oleh kelompok seni karawitan warga Desa Mandong yang dipimpin oleh Bp Mujiono.

Penampilan Kesenian Karawatian

Puncak acara bersih desa diselenggrakan hari Sabtu (31/8) dengan pagelaran Wayang Kulit sehari semalam. Dalang Ki Hari Suharyanto, S.Sn dengan Lakon Baratayuda Joyo Binangun. Antusias warga sangat luar biasa, banyak warga berbondong-bondong ke Sendang untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit. Ini mencerminkan bahwa warga sangat senang dengan pagelaran wayang kulit ini.

Penyerahan Tokoh Wayang Werkudara oleh Kepala Desa kepada Dalang Ki Hari Suharyanto

Pertunjukan kesenian diadakan supaya warga tidak melupakan kesenian asli Jawa. Supaya warga bisa “Nguri-uri budaya Jawa”, supaya warga tidak lupa pada kesenian asli Jawa yang sarat petuah makna untuk kehidupan manusia.

Suasana Penonton ikut bergabung juga Camat Trucuk, Kapolsek Trucuk, Babinsa, Bhabinkamtibmas turut meyaksikan pagelaran wayang kulit

Pemdes Mandong berharap kegiatan bersih desa bisa terus dilestarikan. Melalui tradisi ini, toleransi, gotong royong dan kerukunan warga desa bisa terus dipupuk.

KARNAVAL BUDAYA DESA MANDONG

KARNAVAL BUDAYA DESA MANDONG 1280 850 Admin Mandong

MANDONG – Menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan ke 74 RI, Desa Mandong mengadakan Karnaval agustusan yang bertema “Karnaval Budaya” Desa Mandong Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten, Minggu (25/8).

Kepala Desa Mandong foto bersama dengan peserta karnaval

Kemeriahan sangat terasa saat karnaval HUT ke 74 Kemerdekaan RI, Ribuan warga Mandong sangat antusias dalam karnaval Agustusan tersebut, berbagai kreasi, kreativitas dan kesenian ditampilkan oleh peserta karnaval, rute karnaval sepanjang jalan protokol Desa Mandong.

Panampilan kesenian Kuda Lumping dan Reog Ponorogo

Dengan adanya kegiatan karnaval ini diharapkan bisa meningkatkan kebersamaan masyarakat desa Mandong untuk menjaga budaya dan kearifan lokal. Oleh karena itu tema yang diambil dalam karnaval ini adalah “Karnaval Budaya”, meningkatkan kemandirian untuk menuju Indonesia yang unggul. Sebelum mengadakan karnaval, pemerintah desa Mandong sudah bermusyawarah dan berkoordinasi dengan RT/RW, Karang Taruna Desa, Lembaga-lembaga Desa, BPD, Tomas/Toga, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk persiapan acara ini dan bersosialisai supaya warga ikut serta memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini.

Partisipasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Mandong dalam karnaval

Peran karang taruna desa Panca Kridha Bhakti sangat terlihat dalam kegiatan ini, pemuda diberi kesempatan dan diajak untuk lebih peduli dalam membangun semangat kebersamaan demi kemajuan desa.

Kreasi dan Kreativitas ditampilkan dalam karnaval budaya desa Mandong

Terselenggaranya karnaval yang meriah ini, ke depan Mandong harus menjadi desa percontohan dalam melestarikan kesenian dan kebudayaan serta acara ini kita jadikan ikon desa Mandong dan agenda rutin tahunan. Terima kasih dan apresiasi kami berikan kepada seluruh warga desa Mandong dan peserta karnaval yang telah berhasil menyukseskan acara Karnaval Budaya Desa Mandong. Semangat kebersamaan dan gotong royong adalah kunci sukses setiap kegiatan. Untuk warga desa Mandong diharapkan tetap guyub dan rukun, dalam membangun desa tercinta desa Mandong.

Dana Desa Cair Pembangunan Tempat Wisata Desa Mandong Siap Dilanjutkan

Dana Desa Cair Pembangunan Tempat Wisata Desa Mandong Siap Dilanjutkan 693 456 Admin Mandong

Mandong – Dana Desa Cair, pembangunan infrastuktur kembali dilakukan Pemerintah Desa Mandong Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten. Pembangunan yang bersumber dari Dana Desa ini di fokuskan untuk pembangunan Desa Wisata di Desa Mandong yang berada di Dk. Mandong RT 12 RW 06 Mandong, Trucuk, Klaten. Pembangunan tempat wisata Desa Mandong kembali dimulai pada Selasa (13/08/2019).

Pembangunan ini dibiayai oleh program Dana Desa (DD) Tahap II Tahun Anggaran 2019, yang pemberdayaannya selalu mengutamakan masyarakat desa Mandong. Kegiatan pekerjaan ini dengan Tim Pengelola Kegiatan Barang dan Jasa (TPK BJ) dan masyarakat, baik tingkat RT maupun RW, sehingga pekerjaannya sangat bermanfaat untuk masyarakat.

Pembangunan tempat Wisata di Desa Mandong

Pemdes mandong memfokuskan Dana Desa (DD) tahun 2019 ini untuk pembangunan Desa Wisata, yakni pembangunan tempat wisata Kolam Renang, Kolam Ikan, dan penunjang wisata di Dukuh Mandong RT 12/RW 06 desa Mandong. Tujuan dari pembangunan wisata ini yaitu untuk meningkatkan PAD desa Mandong dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa Mandong.

Dengan dimulainya kembali pembangunan wisata ini kami mohon dukungan dan doanya kepada seluruh masyarakat terutama Warga Desa Mandong dan Pihak Terkait, agar pembangunan Desa Wisata ini dapat berjalan lancar dan sukses.

PEMBANGUNAN JALAN DI DESA MANDONG UNTUK MASYARAKAT

PEMBANGUNAN JALAN DI DESA MANDONG UNTUK MASYARAKAT 4000 3000 Admin Mandong

MANDONG – Dalam meningkatkan kelancaran akses masyarakat untuk menunjang perekonomian di Desa Mandong Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Mandong menggenjot pembangunan infrastruktur disetiap pelosok terus dilakukan.

Berbagai pembangunan yang dibiayai oleh program Dana Desa (DD), yang pemberdayaan nya yang selalu mengutamakan masyarakat desa tersebut melakukan pengecoran/betonisasi jalan menuju Dukuh Jombangrejo yang merupakan akses jalan ke dukuh Jombangrejo dan tembus ke desa (Sajen) lain.

Kegiatan pekerjaan ini dengan Tim Pengelola Kegiatan Barang dan Jasa (TPK BJ) dan masyarakat, baik tingkat RT maupun RW, sehingga pekerjaannya sangat bermanfaat untuk masyarakat, pembangunan insfratruktur jalan sepanjang 140 meter rampung sabtu (6/07/2019).

Pengecoran jalan ini bertujuan agar nantinya akan berfungsi untuk mempermudah akses jalan warga untuk pertanian, memperlancar aktivitas warga dan antar desa. Setelah akses jalannya membaik, maka aktivitas warga pun menjadi lancar. Sebab, akses jalan menjadi faktor penting dalam distribusi hasil pertanian dan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di Desa Mandong.

Sementara terkait pembangunan infrastruktur, yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2019 ini, saat ini pihak pemerintah desa Mandong memfokuskan pada pembangunan Desa Wisata, yakni pembangunan tempat wisata Kolam Renang, Kolam Ikan, dan penunjang wisata di Dukuh Mandong RT 12/RW 06 desa Mandong.

Menurutnya, pembangunan insfratruktur desa memang saat ini belum maksimal, lantaran keterbatasan anggaran. Oleh karenannya, pembangunan dilakukan secara bertahap.

Karna segala aktivitas masyarakat dalam sektor ekonomi itu tentu membutuhkan pembangunan infrastruktur yang memadai. Salah satunya yakni akses jalan. Keberadaan jalan desa dan jalan lingkungan yang layak tentu akan berdampak pada kelancaran transportasi dan perekonomian khususnya warga desa Mandong dan masyarakat pada umumnya.

Pasca Lebaran Pemerintah Desa Mandong Adakan Halalbihalal

Pasca Lebaran Pemerintah Desa Mandong Adakan Halalbihalal 5184 3456 Admin Mandong

MANDONG – Pemerintah Desa Mandong, Lembaga Desa Mandong bersama Karang Taruna Panca Kridha Bhakti mengadakan halal bihalal dan silahturahmi dengan segenap keluarga besar dan mitra kerja pada Selasa (18/6). Upaya mempererat silaturahmi ini dilakukan di Balai Desa Mandong, yang dihadiri oleh Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa dan Perangkat Desa, BPD, RT dan RW, Satlinmas, PKK, KPMD, TPK-BJ, Lembaga Desa dan Karang Taruna.

Suasana Halalbihalal

Kepala Desa Mandong dalam sambutannya berharap acara halal bihalal dan silaturahmi tersebut bernilai ibadah di mata Allah SWT. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya atas perkembangan positif Karang Taruna Panca Kridha Bhakti karena sudah dapat melaksanakan progam kerja yang bernilai positif bagi desa Mandong dan semoga kedepanya desa Mandong dapat lebih maju.

Siraman Rohani dari Bp Abadi, S.Pd

Pembacaan Ikrar halalbihalal dipimpin oleh Waluyo dan ditirukan oleh seluruh hadirin, berjalan dengan khidmat. Acara hiburan diisi dengan Tausiyah yang dibawakan oleh Bp. Abadi S.Pd dan Organ tunggal Surya Wening dari Mandong.

Dalam memaknai Idul Fitri, masyarakat Muslim di Jawa mempunyai caranya sendiri dengan menyebutnya sebagai lebaran. Dan dalam lebaran ini ada makna lain, yaitu leburan, luberan dan laburan. Lebaran mempunyai  arti lepas, bebas, sudah, selesai atau habis. Leburan berarti luluh, lebur, atau diampuni (berkaitan dengan salah dan dosa), luberan berarti luapan (meluap), dan laburan berarti melapisi dengan kapur (dinding rumah pada masa lalu biasanya dilabur, dicat dengan kapur putih).

Agenda silaturohmi ini sudah menjadi kegiatan rutin setiap Hari Raya idul Fitri. Di selenggarakannya acara ini tak lain adalah untuk menjalin silaturohmi dan persaudaraan antara pemerintah Desa Mandong dengan elemen warga desa Mandong.

Tumbuhkan Budaya Baca Pemdes Mandong Bangun Perpustakaan

Tumbuhkan Budaya Baca Pemdes Mandong Bangun Perpustakaan 1480 1974 Admin Mandong

Mandong. Buku adalah lentera kehidupan dan sumber ilmu, hal inilah yang mendasari pembuatan perpustakaan desa Mandong. pembangunan ini sejalan dengan arah RPJMDes dan arahan dari camat Trucuk Bambang Haryoko, S.Sos, MM saat pembekalan pembuatan progaram pembangunan Ta 2019, dalam arahanya beliau berpesan agar setiap desa yang belum mempuyai perpustakaan desa agar dalam tahuu anggaran 2019 membangun perpustakaan desa sebagai wujud untuk mencerdaskan bangsa dan berperan serta dalam program pemerintah kabupaten Klaten gemar membaca (Ayo Ke Perpustakaan). Senada dengan arahan tersebut Sarwono, S.Pd selaku kepala desa Mandong dalam RPJMDes juga menempatkan perpustakaan desa sebagai prioritas program kerja “Dengan menggunakan dana desa alhamdulillah perpustakaan desa mandong bisa terwujud, dan semoga kedepanya budaya baca bisa tumbuh kembali terutama anak -anak” demikian pernyataan Sarwono di sela-sela aktivitas kerjanya.

Perlu diketahui bahwa dana pembuatan perpustakaan tersebut baik pembangunan, buku dan sarana prasarananya besumber dari dana desa yang diterima desa Mandong tahun 2019 ini dan proses pengerjaan dan penyedianya denga sistem swakelola atau sesuai mekanisme dan aturan yang ada. Dalam perpustakaan tersebeut dari pantauan redaksi terdapat bermacam-macam buku bacaan antara lain buku anak, buku agama, buku wirausaha, kesehatan dan buku bacaan lainya.

Ruang Baca Perpustakaan Desa Mandong

Di akhir pertemuan Sarwono berpesan agar semua warga mandong bisa memanfaatkan fasilitas ini sebagai referensi dan bahan untuk belajar serta mengingatkan kembali bahwa buku adalah jendela ilmu. (red..jkw)

SELAMAT LEBARAN

SELAMAT LEBARAN 1004 392 Admin Mandong

Tiga minggu sudah berlalu, tidak terasa kita sudah semakin mendekati hari yang Fitri. Tak lama lagi umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan, Hari Raya Idul Fitri menjadi simbol kemenangan bagi umat muslim.

Seperti sudah menjadi tradisi, sejak pertengahan puasa hingga menjelang berakhirnya Ramadan, aroma Hari Raya Idul Fitri sudah mulai tercium di Desa Mandong. Banyak warga yang siap menyambut lebaran bisa dilihat warga membersihkan rumah, memperbarui cat rumah, belanja ke pasar atau supermarket untuk membeli kebutuhan lebaran.

Momentum untuk saling memaafkan satu sama lain, waktu yang ditunggu-tunggu untuk saling bersilaturahmi dengan seluruh keluarga serta sanak-saudara. Tidak sedikit orang yang memanfaatkan momen ini untuk pulang ke kampung halaman, apalagi kalau bukan mudik, apalagi Mudik ke Mandong, Trucuk, Klaten. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda juga akan mudik pada Ramadan tahun ini?

Kalau pulang Mudik jangan lupa bawa oleh-oleh buat keluarga dirumah hehe…. Bagi yang mudik kami mengingatkan untuk selalu menjaga kenyamanan saat perjalanan mudik, dan hati-hati dijalan, ingat keluarga menanti dirumah.

Pemerintah Desa Mandong mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, tetap jaga kesehatan, selamat merayakan kemenangan, selamat berkempul dengan keluarga.

Muga-muga panglipur, kamakmuran, lan kawulane marakake kulawarga sampeyan ing lebaran iki.

Salam buat keluarga dirumah.